Bitcoin Cash (BCH) adalah mata uang kripto yang muncul pada tanggal 1 Agustus 2017 setelah hardfork blockchain Bitcoin. Alasan munculnya BCH adalah masalah skalabilitas dan biaya yang tinggi dalam jaringan Bitcoin karena ukuran blok yang kecil yaitu 1 Mb. Pengembang Bitcoin Cash meningkatkan ukuran blok menjadi 8 MB dan kemudian menjadi 32 MB, yang memungkinkan lebih banyak transaksi di jaringan dan biaya yang lebih rendah.
BCH juga telah mengubah algoritma untuk menghitung tingkat kesulitan menambang, membuatnya lebih fleksibel dan memungkinkannya bereaksi lebih cepat terhadap perubahan tingkat hash jaringan. Selain itu, algoritme baru untuk penandatanganan transaksi secara digital juga diperkenalkan. Hasilnya, Bitcoin Cash lebih cepat dan lebih murah untuk digunakan dibandingkan dengan Bitcoin.
Bitcoin dan Bitcoin Cash menggunakan algoritma proof-of-work untuk memberi stempel waktu pada setiap blok baru. Algoritme yang digunakan untuk memeriksa performa adalah sama dalam kedua kasus. Ini dapat digambarkan sebagai inversi parsial dari fungsi hash. Selain itu, baik bitcoin maupun Bitcoin Cash bertujuan untuk membuat blok baru rata-rata setiap sepuluh menit.
Perbedaan utama antara BCH dan BTC
- Peningkatan ukuran blok. Perbedaan utama antara Bitcoin Cash dan Bitcoin adalah ukuran blok transaksi yang 8-32 kali lebih besar. Hal ini memungkinkan peningkatan yang signifikan dalam throughput jaringan dan jumlah transaksi yang diproses. Sebagai contoh, jika dalam jaringan Bitcoin dimungkinkan untuk memproses 3-7 transaksi per detik, dalam jaringan Bitcoin Cash dimungkinkan untuk memproses paling banyak 50-100 transaksi per detik.
- Algoritma kompleksitas yang dimodifikasi. Perbedaan penting lainnya adalah algoritma yang dimodifikasi untuk menyesuaikan tingkat kesulitan penambangan. Dalam jaringan Bitcoin, kompleksitas berubah setiap 2016 blok, dan dalam Bitcoin Cash berubah setiap 6 blok. Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap lonjakan hashrate jaringan.
- Algoritme penandatanganan transaksi yang baru. Pengembang BCH telah mengimplementasikan algoritma tanda tangan digital untuk transaksi Bitcoin Cash yang disebut CashAddr. Algoritma ini berbeda dengan algoritma di jaringan Bitcoin dan menghindari risiko persilangan alamat dua mata uang kripto.
Penambangan BCH
- Algoritma penambangan. Bitcoin Cash ditambang menggunakan penambang ASIC dengan cara yang sama seperti Bitcoin ditambang. Algoritma bukti kerja Proof-of-Work digunakan. Para penambang bersaing untuk mendapatkan hak untuk membuat blok baru dan mendapatkan imbalan.
- Kompleksitas penambangan. Saat ini, tingkat kesulitan menambang Bitcoin Cash adalah sekitar 5% dari tingkat kesulitan menambang Bitcoin. Ini berarti bahwa BCH membutuhkan lebih sedikit daya komputasi untuk membuat blok baru.
- Profitabilitas pertambangan. Hasil rata-rata penambangan BCH adalah sekitar $0,35 per 1 THash/s per hari. Ini sekitar 2-3 kali lebih rendah daripada BTC. Dengan demikian, penambangan BCH kurang menguntungkan karena nilai koin yang lebih rendah.
Prospek dan manfaat BCH
Bitcoin Cash memiliki prospek yang bagus sebagai alat pembayaran karena biaya rendah dan kecepatan tinggi. BCH juga didukung oleh bursa dan sistem pembayaran utama. Keuntungannya juga termasuk keandalan dan stabilitas blockchain.
Manfaat utama memiliki BCH adalah kemampuan untuk menggunakannya untuk transaksi cepat dan murah, serta potensi apresiasi harga dalam jangka panjang. Namun karena volatilitas yang tinggi, investasi di BCH dikaitkan dengan peningkatan risiko.
Kesimpulan: keunggulan utama BCH
Sebagai kesimpulan, mari kita sebutkan sekali lagi keunggulan utama Bitcoin Cash: kecepatan tinggi dan biaya transaksi yang rendah, stabilitas jaringan, keandalan blockchain. Faktor-faktor ini membuat BCH menjadi alat pembayaran yang menjanjikan untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan bisnis. Namun, risiko tinggi akibat volatilitas memerlukan pendekatan yang cermat untuk berinvestasi dalam mata uang kripto ini.